Hari Doa Sedunia untuk Penerjemahan Alkitab

11 November 2023

Fruit on display in a market in Lima, Peru.

Allah Kelimpahan

Di seluruh Kitab Suci, kita melihat banyak contoh pemberian Allah yang melimpah untuk anak-anak-Nya, sebagai sebuah bangsa, juga untuk individu dan kelompok kecil. Dalam Keluaran 16 kita melihat Allah menyediakan makanan bagi kaum Israel di padang gurun dalam bentuk manna dan burung puyuh. Manna diberikan dengan berlimpah dan konsisten sehingga kaum Israel memakannya selama 40 tahun sampai mereka memasuki Tanah Perjanjian. Dalam Yohanes 21, kita membaca bagaimana Tuhan Yesus menyediakan bagi murid-murid-Nya. Mereka sudah memancing sepanjang malam dan tidak menangkap apa-apa. Bayangkan betapa lelah dan frustrasinya mereka. Saat mereka hampir menyerah, mereka melihat Yesus memanggil mereka dari pantai. Dia menyuruh mereka melemparkan jalanya ke sisi kanan perahu. Begitu para murid menurut, jala itu penuh ikan, sedemikian rupa sehingga mereka tidak dapat mengangkut ikan ke atas kapal, tetapi harus menyeret jala di belakang perahu kembali ke pantai. 

Saat kita berkumpul tahun ini guna menandai Hari Doa Sedunia untuk penerjemahan Alkitab, mari kita ambil kesempatan ini untuk merayakan apa yang telah Allah lakukan.

  • Luangkan waktu untuk berbagi cerita tentang bagaimana Allah telah menyediakan, dan menunjukkan kelimpahan-Nya kepada Anda—secara pribadi dan secara organisasi. Jangan lupakan banyak cara Allah memberi kita hal-hal baik.
  • Rayakan kasih dan kemurahan hati Allah saat Anda beribadah.

 

Kisah kelimpahan Allah 

Memberi Kembali kepada Tuhan - Malaysia

Siklus memberi - Thailand

Tersentuh oleh kemurahhatian - Inggris Raya

Kemurahhatian membawa sukacita - Kamerun

Kemurahhatian Tuhan - Papua Nugini

Kemurahhatian bagi kemuliaan Tuhan - Ghana

Penyediaan Tuhan yang berkelimpahan - Afrika Barat

Cerita tentang kemurahhatian - Amerika

Cerita tentang kelimpahan Tuhan - Malaysia

Rasa haus kita

Pernahkah Anda memperhatikan bahwa banyak dari kita merasa lelah, putus asa, bingung dan sedang bergumul? Apakah kita sudah cukup lama memperlambat langkah untuk dipuaskan oleh semua yang Allah sediakan bagi kita? Apakah Anda haus akan lebih banyak hadirat dan kebenaran Allah? Bahkan ketika kita meluangkan waktu dalam doa, apakah konsentrasi kita terganggu? Apakah pikiran kita tertuju pada hal-hal lainnya? Allah berjanji untuk memenuhi kebutuhan yang mendalam di hati kita, kebutuhan yang hanya dapat dipuaskan oleh-Nya:

Matius 5: 6

6 "Berbahagialah [sukacita, dipelihara oleh kebaikan Allah] orang yang lapar dan haus akan kebenaran[mereka yang secara aktif mengejar hubungan yang benar dengan Allah], karena mereka akan [sepenuhnya] dipuaskan.

Yesaya 55:1-2 

Ayo, hai semua orang yang haus,
    marilah dan minumlah air,

dan hai orang yang tidak mempunyai uang,
    marilah! Terimalah gandum tanpa uang pembeli dan makanlah,

 juga anggur dan susu
    tanpa bayaran!

Mengapakah kamu belanjakan uang untuk sesuatu yang bukan roti,
    dan upah jerih payahmu untuk sesuatu yang tidak mengenyangkan?

Dengarkanlah Aku maka kamu akan memakan yang baik
    dan kamu akan menikmati sajian yang paling lezat.

Dalam video tersebut, kami mempertimbangkan satu metafora untuk kelimpahan Allah—sebuah perjamuan. Budaya yang berbeda mengadakan jamuan dengan cara yang berbeda, tetapi hampir setiap budaya menjadikan jamuan sebagai bagian dari perayaan. Seringkali ada makanan khusus yang disediakan untuk pesta dan memiliki arti atau makna khusus. Oleh karena itu, kita dapat mengharapkan jamuan termewah dari Allah semesta alam.  

Bandingkan ini dengan makanan cepat saji. Pada saat kita memakannya, rasanya mungkin enak. Biasanya tidak mahal dan kita bisa memakannya sambil jalan. Namun dengan sangat cepat kita menginginkan lebih lagi, meski itu hanya membuat kita merasa tidak puas dan lamban Dalam jangka pendek, kerusakan yang ditimbulkan oleh makanan cepat saji memang kecil, tetapi jika kita terus makan terlalu banyak, berat badan kita bisa bertambah, kita mungkin akan kekurangan energi dan cenderung mulai mengalami masalah kesehatan. Dengan cara yang sama, hal-hal duniawi tidak memuaskan kita pada tingkat jiwa yang mendalam. Allah mengundang kita untuk datang kepada-Nya dan menjadi puas daripada berpaling pada banyak hal duniawi untuk memuaskan kita. Mungkin perlu disiplin, tetapi dalam hadirat-Nya, terutama ketika kita berlama-lama, kita menemukan kasih, belas kasihan, pengampunan, kebaikan, dan kemurahan-Nya. Saat kita menghabiskan waktu tanpa tergesa-gesa bersama-Nya, jiwa kita dipulihkan, dan kita dikuatkan untuk terus mengikuti dan melayani Dia.

 

Cara untuk berlama-lama:

Pikirkanlah untuk menyertakan beberapa hal berikut ini dalam acara Hari Doa Sedunia Anda:

Ibadah

Refleksi diam

Lectio Divina [merenungkan firman Tuhan disertai doa]

Refleksi alkitabiah

Pengakuan dosa 

 

Kisah-kisah tentang apa yang dilakukan Organisasi Aliansi untuk mendapatkan kelimpahan Allah

Merefleksikan hari Sabat

Kelimpahan dalam komunitas - Eropa

 

Menanggapi kemurahan hati Allah yang melimpah kepada kita

Dalam Yohanes 21, Yesus menyediakan makanan berlimpah bagi para murid, tetapi kemudian mengajak mereka menyumbang, dari apa yang telah diberikan-Nya dengan berlimpah itu, pada makanan yang mereka semua akan nikmati bersama. Yesus juga menunjukkan bagaimana kita dapat berpartisipasi dalam kemurahan hati-Nya dalam kisah memberi makan 5.000 orang dalam Yohanes 6. Dalam cerita ini, meskipun Yesus dan para murid telah mencoba untuk mengasingkan diri ke tempat yang sunyi untuk beristirahat, ribuan orang mencari Yesus. Dia segera menunjukkan kepedulian-Nya terhadap mereka dengan bertanya kepada murid-Nya, Filipus, bagaimana mereka akan memberi makan begitu banyak orang. Tanggapan Filipus adalah,Dibutuhkan lebih dari setengah tahun upah untuk membeli roti yang cukup untuk setiap orang walau mendapat sepotong kecil saja!Saya yakin perasaan seperti ini menghantui banyak dari kita karena kita begitu sering dihadapkan pada kebutuhan yang sangat besar dan sedikit sumber daya. Sangat mudah untuk merasa bahwa tidak ada yang bisa kita lakukan. Namun karena seorang anak laki-laki yang "tidak berarti" itu bersedia membagikan apa yang dimilikinya, Yesus melakukan mujizat yang luar biasa. Apa yang akan Allah lakukan jika kita berbagi dari keterbatasan uang, waktu, keahlian, hikmat atau pengertian yang kita miliki? Kita mungkin akan mendapati seperti anak kecil ini bahwa ada lebih banyak yang tersisa pada akhirnya daripada yang ada saat kita memulai!

Tanggapi dengan murah hati:

  • Alokasikan waktu untuk berdoa bagi berbagai keperluan dalam Gerakan Penerjemahan Alkitab. Anda bisa menggunakan Streams of Prayer [Aliran Doa], hubungi organisasi Aliansi lainnya untuk menanyakan kebutuhan apa yang mereka miliki, lihat postingan media sosial, dll.
  • Baca kisah-kisah organisasi Aliansi yang menunjukkan kemurahan hati dan melalui hal itu mendapati kelimpahan Allah.
  • Ajaklah mitra-mitra untuk bergabung dengan Anda guna meluangkan waktu di hari itu bersama Allah. Tanyakan kepada mereka bagaimana Anda bisa melayani mereka dengan murah hati.

Anda mungkin juga ingin mempertimbangkan pertanyaan-pertanyaan ini dengan disertai doa dan mengizinkan Allah berbicara pada situasi khusus Anda: 

  • Di mana Anda pernah melihat adanya pola pikir kekurangan dan bagaimana hal ini mempengaruhi Gerakan Penerjemahan Alkitab? 
  • Perubahan atau kebiasaan apa yang dapat kita perkenalkan untuk mengalami dan membagikan kelimpahan Tuhan dengan lebih baik
  • Apakah pekerjaan kita lebih diutamakan daripada hubungan kita dengan Tuhan? Apakah kita terlalu sibuk?

 

Hari Doa Sedunia 2023

Sumber

10/2023 Asia Pacific

Tuhan membuka jalan

Saksikan dedikasi Perjanjian Baru Melayu Ambon dan pelajarilah mengapa terjemahan ini diperlukan.

Baca selengkapnya

03/2023 Eropa, global

Merefleksikan hari Sabat

Sebuah percakapan dengan Susi Krueger, direktur Wycliffe Jerman

Baca selengkapnya

03/2023 Global

Aliansi dan tahun di hadapan kita

Menatap tahun 2023 bersama Stephen Coertze, direktur eksekutif Wycliffe Global Alliance

Baca selengkapnya