Kisah Shalom – Hari Doa Se-Dunia Wycliffe 2020

Itu benar-benar saat yang kudus…

Empat anggota tim penerjemah Bahasa Yetfa dan saya sedang membuat konsep terjemahan Lukas 22: 24-46. Ketika kami sampai pada ayat 44, kami mulai membahas mengapa Yesus begitu menderita. Saya berkata, “Itu bukan hanya karena dia tahu dia akan menderita secara fisik di kayu salib, tetapi juga karena dia akan menanggung dosa semua orang.”

Mereka memulai percakapan dari sana. Mereka berkata, “Benar! Dia tidak hanya menanggung dosa kita, tetapi dosa semua orang – dari seluruh dunia. Dari Afrika. Dari Amerika. Dari China. Dari Australia. Semua orang. Dan bukan hanya dari orang-orang hari ini! Dia menanggung dosa dari semua orang dari semua waktu! Dosa semua orang!”

Selama beberapa menit mereka terus menerus memprosesnya. Dan mereka terus mengulangi, “Dosa semua orang.”

Dan kemudian terjadilah.

Keheningan yang kudus menyelimuti ruangan itu. Dan tidak kurang dari 10 menit, keempat pria yang duduk diam itu… menangis. Dua pria menarik baju mereka dan menutupi wajah mereka dan hanya menangis.

Saya duduk di sana dalam kekaguman akan respon mereka dan juga ikut menangis.

Saya tidak yakin bagaimana atau apakah kami akan melanjutkan, tetapi setelah waktu yang terasa sangat lama, mereka menurunkan baju mereka dan menyeka mata mereka. Salah satu dari mereka berkata, “Oke. Mari kita terjemahkan agar orang lain juga bisa memahaminya.”

Gagasan doa:

  • Puji Tuhan atas kuasa transformatif dari firman Tuhan. Berdoa untuk kekuatan, dorongan dan perlindungan bagi orang-orang yang bekerja di dalam penerjemahan firman Tuhan di berbagai belahan dunia.
  • Berdoa agar Tuhan membuka hati dan pikiran orang-orang di dalam komunitas di mana Alkitab sedang diterjemahkan ke dalam Bahasa mereka.

Kisah Chase Reynolds sebagaimana dibagikan oleh Seed Company di Facebook.

Klik untuk kembali ke:

03/2022 global

2022 dan Visi bagi Aliansi

Stephen Coertze, Direktur Eksekutif Pada minggu-minggu awal tahun baru...

Baca selengkapnya