Menemukan Tuhan dalam ketenangan

Kisah yang memberikan semangat dan menguatkan Hari Doa Sedunia Wycliffe 2021

Pada bulan Januari 2021, Tim Doa Wycliffe Global Alliance mengadakan retret virtual. Dengan pertolongan Karen Block, yang adalah bagian dari Tim Kehidupan Rohani SIL Internasional, kami menggunakan 1 jam bersama melalui Zoom setiap hari. Zoom mengeset pertemuan selama 24 jam, namun masing-masing orang kemudian menggunakan beberapa jam untuk berdoa sendirian, bermeditasi, dan melakukan kegiatan-kegiatan doa sebagaimana kami mencari Tuhan untuk kesegaran dan penyertaan untuk tahun depan.

Bacaan kami minggu ini adalah Yeremia 17:5-9, yang mengatakan pada kami bagaimana mereka yang sangat berakar dalam Tuhan menghidupi hidup yang berbuah terlepas dari keadaan apapun yang dihadapi mereka. Tuhan mengatakan dengan sangat jelas kepada kami dan diakhir retret kami merasakan bahwa tujuan kami tahun ini sebagai tim adalah dikuatkan Tuhan agar kami menguatkan sesama kami.

Berikut adalah beberapa kesaksian dari tim:

‘Mengambil waktu untuk beristirahat dan disegarkan secara rohani adalah pengalaman yang luar biasa. Saat kami menanti Tuhan, Ia berbicara secara mendalam ke dalam kehidupan pribadi kami. Saya mendapatkan bahwa berdoa sendirian, terutama di dalam rumah saya, membutuhkan lebih banyak usaha daripada yang saya bayangkan namun saya mengalami perjumpaan berarti dengan Tuhan. Saya datang dengan keyakinan bahwa Ia ingin setiap dari kami yang meminumnya secara mendalam setiap hari.’

‘Tuhan sangat baik kepada kami dan berbicara kepada kami dengan cara yang mencerminkan pengalaman kami sendiri. Ia mengatakan hal-hal yang sangat mirip kepada 2 tim menggunakan gambar yang akrab dengan mereka, gambar bamboo untuk seseorang yang berada di Asia dan hutan hujan Amazon untuk seseorang di Amerika.’

+++

‘Ketika kami merenungkan bagian Kitab Suci, satu ungkapan yang menunjol bagi saya adalah ini: “Pohon yang ditanam di pinggir aliran sungai…tidak pernah gagal menghasilkan buah.” Kadang mudah untuk menjadi khawatir, bahwa kita tidak melakukan cukup, tidak menghasilkan sebagaimana mestinya, tidak efektif dalam pelayanan di mana kita dipanggil. Ayat ini mengingatkan kami bahwa keyakinan kami ada di dalam Tuhan, dan jika kami mengambil dari aliran firman-Nya, kami akan menghasilkan buah. Ini adalah pemberian. Kami tidak perlu fokus pada seberapa banyak atau sedikit hasil yang dihasilkan. Kami dapat percaya dan yakin bahwa kami akan selalu berbuah. Pesan ini menguatkan saya!’

+++

”Dikuatkan untuk menguatkan” adalah apa yang saya bawa pulang dari retret penyegaran rohani. Meskipun ini adalah retret virtual, bersama dengan kesatuan hati, kami mencari kasih karunia Tuhan dengan kekuatan Roh Kudus dan Firman-Nya. Ini adalah pengalaman pembelajaran visual yang berkuasa karena kami secara individu menggunakan metode meditasi yang kreatif yang menolong kami menyadari bahwa prioritas kami adalah untuk menguatkan akar kami, menghasilkan buah dan tetap hijau. Dan dengan kekuatan dan akar yang bersatu di dalam Kristus, kami menarik kepenuhan anugerah-Nya dan menyebarkan kebaikan dan kasih yang sama kepada komunitas yang kita layani. “Karena itu yang penting bukanlah yang menanam atau yang menyiram, melainkan Allah yang memberi pertumbuhan.”(1 Korintus 3:7, TB)

+++

“Tuhan berbicara kepada saya di tengah-tengah konteks yang agak kacau untuk retret, dikelilingi oleh tanggung jawab keluarga. Bahkan sedikit melangkah ke samping untuk mendengar dan merenungkan menghasilkan kesegaran yang tidak terduga. Dia mulai dengan “membajak tanah” hati saya melalui Latihan lectio divina. Dua frasa dari Yeremia 17:8 yang menonjol: “tidak mengalami datangnya panas terik” dan “tidak kuatir dalam tahun kering” (TB). Saya menulis dalam jurnal saya: “Kekhawatiran dan ketakutan menanamkan akar dan duri mereka dalam hidup saya. Saya ingin bebas dari itu semua! Membiarkan kepercayaan, keyakinan dalam Tuhan membangun akar yang kuat dalam hidup saya. Gambaran mental dari akar kekhawatiran dan ketakutan yang degil mencekik kehidupan saya membuat saya menangis. “Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN” (v.7). Mungkin awal dari kepercayaan adalah mengizinkan Tuhan membalikan tanah untuk mengungkapkan hal-hal yang perlu dibawa ke dalam terang, menunjukkan kepada kita setiap sudut kehidupan kita di mana akar kita membutuhkan perbaikan.

+++

Dua kata atau frase yang menjadi fokus saya dari bagian dalam kitab yeremia: Akar-akar yang merambatkan ke dalam dan ke air. Saat saya merenungkan bagian ini di hadapan Tuhan, pikiran saya tertuju pada kehidupan tanaman.

‘Tanaman yang tidak memiliki akar yang sehat tidak akan tumbuh dengan baik dan akhirnya mati. Banyak tanaman memiliki akar tersembunyi di dalam tanah. Satu-satunya cara Anda tahu bahwa tanaman itu sehat dan bertumbuh adalah melalui daun yang rimbun dan berbuah lebat. Kehidupan tanaman dimulai dan berasa di akarnya.

Akar tanaman, meskipun tersembunyi dalam gelap, tidak tinggal diam atau menunggu secara pasif untuk sesuatu terjadi. Mereka berakar ke dalam untuk mencari air. Air adalah simbol kehidupan. Roh Kudus adalah air Tuhan yang menghidupkan, memberi energi, menguatkan, dan menyegarkan. Ini adalah tindakan terus menerus untuk mengikuti Kristus untuk tumbuh kuat dan berakar (Kolose 2: 6 & 7). Tuhan akan menyirami sesama kita, menyegarkan dan menguatkan mereka melalui kehidupan saya sebagaimana saya menaruh kepercayaan dan keyakinan saya di dalam Dia. Dia membawa pertumbuhan, dia melipatgandakan (1 Korintus 3:6)

Adalah kesukaan mengalami hati Tuhan yang diekspresikan melalui setiap orang di dalam team. Dia berbicara kepada kami dan kemudian menegaskan perkataan-Nya melalui setiap orang selama waktu berbagi.

+++

‘Karen berdoa untuk Tim, menggunakan Mazmur 52:8 – “Tetapi aku ini seperti pohon zaitun yang menghijau di dalam rumah Allah; aku percaya akan kasih setia Allah untuk seterusnya dan selamanya.” Gambaran berkembang di dalam rumah Tuhan begitu berharga, semoga benar bagi saya, bagi kami di tim doa.

 

Klik untuk kembali ke:

03/2022 global

2022 dan Visi bagi Aliansi

Stephen Coertze, Direktur Eksekutif Pada minggu-minggu awal tahun baru...

Baca selengkapnya