Hari Doa Se-Dunia Wycliffe – 11 November 2020

Shalom di dunia yang VUCA

Shalom adalah tema Hari Doa Se-Dunia Wycliffe 2020. Shalom, yang sering diterjemahkan sebagai damai sejahtera, memiliki makna yang lebih dari sekadar ketiadaan masalah. ‘Kata Shalom (damai sejahtera) dalam Bahasa Ibrani dapat didefinisikan sebagai suatu kehidupan yang disatukan, suatu kehidupan yang dicirikan oleh keutuhan dan kesejahteraan.’1 Kita tidak dapat memiliki Shalom selain daripada Tuhan. Yesus adalah Raja Damai dan sumber segala damai (Yesaya 9:6-7).

Kita hidup di dunia yang VUCA, yaitu Volatile (mudah berubah), Uncertain (tidak pasti), Changing (mudah berubah) dan Ambiguous (ambigu). Hal ini memang benar untuk beberapa waktu. Dalam situasi pandemi global COVID-19, kita telah mengalami minggu-minggu dan bulan-bulan di mana sangat susah untuk merasa tenang, pasti, stabil atau jelas. Kita menyadari bahwa ketika fase yang paling intens dari pandemi ini bahkan akan berakhir, dampaknya akan terus mempengaruhi seluruh dunia. Gerakan penerjemahan Alkitab pun tidak akan kebal dari hal ini.

Tepat sebelum disalibkan, waktu yang sangat bergejolak bagi-Nya, Yesus berkata: Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu. Yohanes 14:27(TB)

Bersama-sama kita dapat menyelidiki anugerah damai yang mengagumkan ini saat kita berdoa bersama.

Sumber-Sumber untuk Hari Doa Se-Dunia 2020

Pesan dari Stephen Coertze, Direktur Eksekutif


WDoP 2020 Bahasa Indonesia from Wycliffe Global Alliance on Vimeo.

Meditasi

Sumber yang membantu

Memiliki Acara Hari Doa Dunia Wycliffe virtual

History of the Wycliffe World Day of Prayer

 

[1] Tony Evans Jehovah Shalom devotional, The Bible App.