Bagaimana berdoa untuk Penceritaan Alkitab Lisan

Penceritaan menarik bagi orang-orang di semua generasi, masyarakat dan kemampuan membaca. Ini adalah sebuah disiplin dan bentuk seni yang kuno. Dalam masyarakat lisan pengetahuan diturunkan tentang batas-batas tanah, norma-norma suku dan marga dan kehidupan secara umum dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui bercerita. Ini membangun hubungan dan komunitas. Seorang pencerita yang baik dapat membuat penonton terpikat selama berjam-jam.

Alkitab penuh dengan cerita-cerita. Banyak dari Alkitab diceritakan sebagai kisah-kisah yang dihafalkan yang diturunkan dari generasi ke generasi jauh sebelum itu ditulis. Selama bertahun-tahun, berbagai pendekatan telah dikembangkan oleh para pencerita Alkitab untuk menyampaikan kisah-kisah Alkitab. Pendekatan Oral Bible Storytelling (OBS/Penceritaan Alkitab Lisan) dikembangkan secara khusus untuk:

  • Membantu komunitas bahasa memanfaatkan tradisi bercerita mereka, dan untuk belajar serta menceritakan kisah-kisah Alkitab.
  • Memberi sarana bagi komunitas-komunitas bahasa yang tidak memiliki Alkitab untuk terlibat dengan Kitab Suci dalam bahasa mereka sendiri. Kadang-kadang ini menuntun pada orang-orang yang ingin membaca Kitab Suci bagi diri mereka sendiri.
  • Menyertakan metode untuk memeriksa kinerja penceritaan untuk akurasi, kealamiahan, dan kejelasan.

Komunitas-komunitas bahasa yang terlibat dalam pendekatan OBS menemukan dampaknya dalam kehidupan mereka. Para pencerita juga menemukan bahwa proses internalisasi cerita menciptakan rasa lapar untuk menggali lebih dalam Kitab Suci. Kehidupan mereka sedang diubah.

  • Seseorang berkata, “Mendengarkan cerita Alkitab adalah seperti angin pegunungan yang sejuk menembus dan menyentuh hati kita.”
  • Seorang wanita berkata setelah mendengar satu cerita Alkitab, “Alkitab itu berat untuk dibawa-bawa, tetapi mempelajari cerita-cerita Alkitab dan mengingatnya membuat Firman Allah ringan dan datang dari hati Anda. Anda bisa pergi ke mana saja dengan itu.”

Berdoalah:

  • bahwa para pencerita Alkitab Lisan akan mempelajari cerita-cerita Alkitab dengan baik dan menceritakannya dalam bahasa sehari-hari mereka dengan akurasi, kealamiahann dan kejelasan.
  • bagi peningkatan kapasitas–untuk lebih banyak pencerita dan konsultan Alkitab Lisan untuk memeriksa cerita-cerita Alkitab. Doakan agar lebih banyak pelatih OBS menjangkau komunitas bahasa yang masih menunggu Kitab Suci dalam bahasa mereka.
  • agar Roh Allah membangkitkan minat orang melalui pendekatan OBS dan bahwa mereka akan lapar dan haus akan kitab suci. Berdoalah agar rasa lapar mereka akan Kitab Suci akan menarik mereka untuk menggunakan Kitab Suci yang sudah tersedia bagi mereka dalam bentuk tertulis.
  • bahwa dengan menggunakan pendekatan OBS, komunitas bahasa dan individu akan sangat lapar akan Firman Allah, menyelidiki Kitab Suci seperti yang dilakukan orang Berea dalam Kisah Para Rasul 17:10-12, dan memungkinkan mereka membawa transformasi ke dalam kehidupan dan komunitas mereka.

03/2022 global

2022 dan Visi bagi Aliansi

Stephen Coertze, Direktur Eksekutif Pada minggu-minggu awal tahun baru...

Read more